Kebiasaan Bayi

Haura Nafiatul Usman (my daughter)

Pola Tidur Bayi
Bayi yang baru lahir lebih banyak membutuhkan waktu untuk tidur seiring perkembangan dari bulan ke bulan tidur bayi menglami Perubahan,  jika saat bayi yang baru lahir total tidurnya Kira-kira 16 jam, setelah berusia 3 bulan menjadi 15 jam
Manfaat tidur :
Tubuh bayi beristirahatPertumbuhan tulang dan jaringan
Memngkatkan proses metabolisme
Memicu pertumbuhan fisik
Optimalkan perkembangan otak
Memulihkan pikiran dan daya ingat
Agar bayi tidur nyenyak :
Ventilasi baik
Pencahayaan yang tepat tidak terlalu gelap/terang)
Tidak berisik
Suhu ruang yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas
Susui bayi sebelum tengah malam 
Dampak kurang tidur pada bayi:
Pertumbuhan hormone dan sd-sel tubuh akan terganggu
Menurunnya daya tahan tubuh
Menurunnya kadar sel darah putih (efektivitas system daya
tahan tubuh)

Sering Menggeliat(Ngulet)
Ngulet adalah gerakan yang biasa dilakukan oleh bayi bahkan kata orang dewasa pun biasa melakukannya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan ketika bayi sering menggeliat/ngulet, karena belum ada penelitian   yang   membuktikan   adanya   indikasi gangguan pada bayi. Ngulet pada bayi menandakan kemampuan motorik bayi berkembang baik karena pada saat bayi ngulet, seberapa bagian tubuhnya bergerak sekaligus secara bersamaan  seperti kedua tangan, kaki  pantat dan punggung. Jika bayi mempunyai kelainan pada otot-otot tubuhnya maka menggeliat sekecil apapun akan sulit dilakukan. Menggeliat bisa diartikan seperti gerakan stretching (pemanasan otot).

 Pemicu bayi menggeliat tubuhnya:


a.Lama tak beraktivitas
Lama tidur menyebabkan otot-otot menjadi statis sehingga bayi menggeliat untuk meregangkan otot-ototnya. Dengan begitu otot menjadi lebih relaks.
b.Terasa pegal 
    
Bayi pun bisa merasa pegal akibat beberapa hal misalnya disebabkan oleh tidur yang terlalu lama, perjalanan jauh, posisi  menggendong yang tidak nyaman,dan lainnya.Rasa pegal  menimbulkan ketidaknyamanan sehingga bayi berusahamengatasinya dengan cara menggeliat.Selain itu kita bisa  membantunya dengan cara melakukan pemijatan untuk melancarkan peredaran darahnya. Pemijatan bisa dilakukan di daerah sekitar punggung,kaki,tangan,dan lainnya  untuk menghilangkan rasa pegal. 
Mengemut Jari

 Bayi mengemut jari merupakan tahap perkembangan psikososialnya,Namun seiring bertambahnya usia,ia akan
 menemukan keasyikan yang lain yang sesuai dengan perkembangan kemampuan kognitif,motorik dan sosial-
 emosianal.Biasanya ketika bayi menginjak usia 3 bulan karena sudah mampu menggunakan sesuatu,yang banyak
 bermanfaat

 Adapun manfaat mengemut jari :
 Menumbuhkan rasa nyaman dan aman
 Menimbulkan kelekatan antara ibu dan bayi
 Membantu tumbuh kembang bayi
 Mengasah indera perasa bayi
 Menjadi percaya diri mersa diterima lingkungan

Sebelum kebablasan hingga isia 12 bulan
 > Masa ketergantungan
 Ketika bayi merasa haus/lapar sebelum sempat mengemut
 jarinya segera penuhi kebutuhannya
> Masa agresivitas
 Alihkan perhatian bayi dengan biskuit atau mainan yang aman
 dan bersih (teether)
SENAM BAYI
Gerakan senam bayi :
>    Telentangkan bayi, luruskan kedua tangan di samping badan bayi.
>    Gerakkan kedua tangan keatas
>    Gerakan ke kesamping
>    Gerakkan kedua tangan menyilang di depan tubuh
>    Gerakan tangan ke atas secara bergantian antara kanan dan kiri ke samping kepala.
>    Lakukan gerakan beberapa kali sambil mengajaknya berbicara gerakan yang sedang diperagakan. Lakukan gerakan yang sama beberapa kali baru ganti gerakan yang lain. Tiap satu kali gerakan yang sama hams dimulai dengan posisi awal.Gerakan ini berguna  untuk meningkatkan kemampuan-kemampuan otot lengan atas dan sendi bahu.
>    Telentangkan bayi dengan kedua kaki lurus.
>    Tekuk lutut bayi dan arahkan kearah perut. Tahan sebentar dan kembalikan keposisi semula.Lakukan beberapa kali.
>    Tekuk  kedua  lutut  secara  bergantian,   lakukan  gerakan seperti mengayuh. Kembali ke Posisi semula dan lakukan gerakan beberapa kali.
>    Tekuk kedua lutut lakukan gerakan memutar kea rah luar ke dalam dan kembali ke posisi awal.
>    Angkat kedua kaki dan arahkan ke atas perut sampai kedua telapak kaki bayi saling bersentuhan. Kembali ke posisi awal dan ulangi gerakan.
Bermain Bagi Bayi
Manfaat bermain bagi bayi:
> Menumbuhkan kreativitas.
> Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah.
> Masuknya informasi bagi bayi mengenai lingkungannya.
> Lebih dapat mengenali lingkungan terdekatnya.
> Mendorong bayi untuk kerjasama dan tidak mementingkan diri sendiri.
Yang sebaiknya dilakukan saat bermain:
> Ajak bayi berbicara, lakukan kontak mata yang hangat untuk menjalin kedekatan
> Atasi kebosanan, biasa ditunjukkan bayi dengan tidak mau melakukan pengulangan.
> Bayi mengantuk, bayi rewel atau menangis.
Perkembangan bicara bayi:
1. Usia O-6
> Biasanya diekspresikan dengan menangis
> Kadang dengan teriakan dan senyuman
> Mulai menunjukkan respon terhadap bunyi
> Mulai menunjukkan respon ketika dipanggil namanya
> Mulai menunjukkan respon yang berbeda Dapat menyebutkan satu huruf vocal.

2. Usia 7—11 bulan
> Mulai  banyak  mengeluarkan  suara  dengan  intonasi Derbeda
> Peka terhadap bunyi
> Mulai memahami kata 'tidak' dengan menggelengkan
  Kepala
> sudah  mengerti ekspresi marah 
> Mulai pandai menirukan
> Mampu    mengeluarkan    kata    walau    belum    tahu maknanya

3. Usia   2-18 bulan
> Mampu membedakan suara orang-orang terdekat
> Mampu menirukan suara binatang - 
> Mulai memahami nama-nama anggota tubuh
> Mulai mengidentifikasi obyek sederhana/ menggambarTanda Kelelahan Pada Bayi :


Tanda-tanda kelelahan pada bayi
Lelah pada bayi biasanya dipengaruhi heberapa factor, misal kualitas tidur yang kurang nyaman atau terlalu capek.

   > Melihat ke arah lain saat ditegur atau diajak bermain
   > Memalingkan wajah dengan tidak menatap yang member respon
   > Meregangkan punggung ke depan r   Rewel, menangis atau mengeluarkan rengekan
   > Bernafas lebih cepat/ lebih kencang
   > Menahan  nafas  sebentar lalu  dihembuskan  lagi  sampai merasa enak
   > Menjadi pucat, kemerahan atau timbulbercak-bercak
   > Tertegun atau frengong
   > Bersin atau batuk karena daya tahan turun
   > Cegukan
   > Main ludah
   > Buang air besar dikarenakan pencernaan bekerja lebih aktif
> Istirahat yang baik adalah memberikan waktu tidur yang berkualitas,supaya tubuh bayi akan segar dan fit kembali
> Mulai menyukai berbicara dengan mainan atau orang lain


Agar Bayi Cepat Tidur
a. Beri makanan yang cukup
Bayi yang belum kenyang biasnya akan susah tidur dan mudah terbangun. Hal ini bisa menyebabkan tidur bayi kurang berkualitas. Kualitas tidur bayi selain berpengaruh pada perkembangan fisiknya juga berpengaruh pada perkembangan sikapnya kelak. Bayi yang susah tidur dan sering terbangun selain mengganggu kualitas tidur lagi, kualitas tidur orang tuapun juga terganggu. Bayi jadi gampang rewel, orang tuapun juga mengalami dampaknya seperti badan lemas dan aktivitas menjadi terganngu. Maka dari itu penting sekali memenuhi kebutuhan fisik bayi agar bayi tidur dengan nyenyak.
b. Pemilihan baju
pemilihan baju yang tepat juga mempengaruhi kualitas tidur bayi. Baju yang bahannya tidak menyerap keringat, kasar/ tidak lembut dan tidak sesuai dengan ukuran tubuhnya harus kita hindari. Sebaiknya pilih baju yang mudah menyerap keringat, bahannya lembut dan sesuai dengan ukurannya tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar. Pemilihan baju yang tepat akan membantu bayi tertidur lelap.
c. Bersihkan badan
Keringat yang berlebihan selain membuat bayi tidak nyaman karena badan menjadi lengket juga bisa menimbulkan gatal-gatal pada kulit sehingga akan mengganggu tidurnya. Maka sebelum bayi tidur sebaiknya seka badannya terlebih dahulu denganwaslap,setelah diseka bisa ditambahkan dengan minyak telon dan bedak di perut dan punggung bayi agar bayi nyaman dan cepat tidur.
d. Mengatur kamar
Kamar yang nyaman mendukung untuk tidur dengan nyenyak. Keadaan kamar yang nyaman ialah kamar yang tata cahaya, ventilasi dan suhunya terjaga, bisa juga dilengkapi dengan tata warna yang mendukung untuk tidur dan keadaan boks bayi yang nyaman dan aman. Agar bayi Anda nyaman ketika tidur sebaiknya boks dilengkapi dengan kelambu untuk menjaga bayi dari gangguan gigitan nyamuk. Hindari pemakaian pewangi ruangan dan obat pengusir nyamuk karena bisa membuat bayi terganggu pernapasannya.
e. Buang air sebelum tidur
Latihlah agar bayi buang air besar dan buang air kecil sebelum tidur. Memang hal ini tidak menjamin bayi tidak BAK atau BAB di malam hari tapi setidaknya kita telah mengajarinya untuk mengontrol jam biologisnya sehingga kedepannya bisa terbiasa. Selain itu agar bayi tidur nyaman tanpa terganggu oleh celana/popok yang basah bisa dengan cara menggunakan pampers.

5. Bila Tidur Bersama Bayi
Posisi aman bila tidur bersama bayi:
  >  Kasur sebaiknya dipindah dilantai/ tanpa ranjang
  >  Ukuran tempat tidur yang memadai
>  Sebaiknya ibu di sebelah bayi untuk memudahkan menyusui
>  Hindari tidur dengan bayi apabila berat ibu lebih dari 80 kg


Artikel Terkait:

Posting Komentar

0 Comment:

Posting Komentar